Pasar Jaya Gelar Hut Ke-53 Di Thamrin 10
30-12-2019 09:29:33, Sumber: Humas PDPJ

Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Jaya merayakan hari jadinya yang ke -53 tahun di kawasan kuliner Thamrin 10, yang berlokasi di bekas Park and Ride samping hotel Sari Pan Pacific, Jakarta  Pusat. Lokasi ini dulunya adalah salah satu kantong parkir yang kini disulap menjadi tempat berinteraksi masyarakat.

 

Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Arief Nasrudin mengatakan, Thamrin 10 merupakan inovasi yang dilakukan Pasar Jaya sebagai usaha dalam menghadirkan tempat berinteraksi bagi warga Ibukota yang siap menyajikan berbagai macam pilihan kuliner makanan.

 

Lokasi Thamrin 10 adalah salah satu bentuk bentuk pengelolaan dan pengembangan usaha kecil menengah. Hal seperti ini menurutnya bisa menjadi salah satu bentuk percontohan pengembangan UKM yang bisa kita lakukan kedepannya.

 

Untuk dilokasi ini pengelola tidak menyiapkan tempat parkir untuk kendaraan bermotor. Hal ini merupakan salah satu upaya memberikan pesan kepada pengunjung untuk dapat menggunakan transportasi umum. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah DKI Jakarta untuk meningkatkan partisipasi masyarakat menggunakan transportasi umum.

 

"Jadi di sini  Semua menyatu di sini. Tidak ada pembedaan, karena kita ingin menyamakan persepsi bahwa semua sama, tidak berbeda yang mana yang punya mobil mana yang tidak. Itu yang bagusnya," ujarnya.

 

Pada Hut Ke-53 tahun ini menurutnya Pasar Jaya mengambil tema Unity In Diversity. Menurutnya Pasar Jaya tidak bisa berjalan tanpa adanya persatuan untuk melakukan sesuatu yang lebih baik lagi. Karena itu menurutnya seluruh tim harus bisa menjaga integritas, komitmen, kejujuran dan kesatuannya.

 

“Memasuki tahun 2020 ini, saya juga ingin mengucapkan selamat tahun baru buat bapak dan ibu semua, salam untuk seluruh keluarga besar, selamat berlibur bagi yang sedang berlibur, Kita kedepannya terus kompak memajukan Pasar Jaya lebih baik lagi,” katanya.

 

Untuk Thamrin 10 ini nantinya menurutnya supaya pengunjung tidak jenuh maka pengelola akan melakukan review terhadap tema dan konsep Thamrin 10 tiap tiga bulan. Karena dibutuhkan pola-pola baru untuk tetap menarik masyarakat yang berkunjung.

 

"Jadi kita mau memberikan pola-pola baru, termasuk tamannya pun nanti ada tematiknya. Kemarin kan natal, setelah itu kan ada lagi  tahun baru, imlek, dan seterusnya," katanya.

 

Ketua Panitia HUT Ke-53 Perumda Pasar Jaya, Budi Susanto menambahkan konsep pengelolaan Thamrin 10 ini merupakan salah satu bentuk penugasan untuk memanfaatkan lahan yang ada. Menurutnya hal ini patut disyukuri karena walau beberapa waktu saja dibuka sudah mendapat respon yang cukup positif dari masyarakat.

 

Hal ini merupakan salah satu alasan kenapa menurutnya rangakaian HUT Perumda Pasar Jaya dilaksanakan di Thamrin 10. Sekaligus ingin mengenalkan bagi para pegawai lainnya terkait bentuk pengelolaan yang dilakukan Pasar Jaya dilokasi tersebut.

 

Menurutnya dilokasi ini bisa dilakukan berbagai kegiatan baik itu untuk hang out atau menghabiskan waktu Bersama keluarga. Tak hanya itu dalam kesempatan ini juga ikut diberikan kartu edisi khusus bank DKI terkait Hut Pasar Jaya Ke-53. Kartu ini bisa dimanfaatkan para pegawai yang hadir untuk berbelanja makanan di area Thamrin 10 dan disejumlah lokasi lainnya yang melayani transaksi uang elektronik dari Bank DKI.

 

Selain itu dirinya berpesan bagi seluruh pegawai yang hadir juga bisa ikut mengenalkan kawasan Thamrin 10 kepada masyarakat. Dirinya mengajak agar seluruh pegawai Pasar Jaya juga bisa ikut datang membawa keluarga. Sehingga kawasan tersebut makin dikenal dan masyarakat lebih tahu bentuk pengelolaan yang dapat dilakukan Pasar Jaya ditempat tersebut.

 

“Jadi pegawai itu tahu lokasi dari Thamrin 10, Sehingga bisa ikut mensosialisasikan bahwa Pasar Jaya sudah siap melakukan pengembangan usaha salah satunya ikut membantu pengembangan UMKM di Jakarta,”katanya.

 

Dirinya juga menyinggung pemilihan tema Unity in Diversity yang menjadi tema HUT Ke-53 pada tahun 2019 ini. Menurutnya ini hal ini sudah menjadi semboyan bernegara yang ada di Burung Pancasila yaitu Bhinneka Tunggal Ika. Ini menegaskan walaupun ada perbedaan latar belakang tapi semuanya bertujuan yang satu menjadikan Pasar Jaya yang lebih jaya lagi kedepannya.

 

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sebelumnya menyulap kawasan Park n Ride atau lahan parkir kendaraan Thamrin 10 menjadi spot baru kuliner di Ibukota. Kawasan tersebut dinamai Kuliner Food & Creative Park Thamrin 10 yang terletak persis di sebelah Hotel Sari Pasific, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.  Gubernur DKI, Anies Baswedan, telah meresmikan Thamrin 10 pada Sabtu, 21 Desember 2019.

 

Dia mengharapkan Thamrin 10 dapat menjadi lokasi berinteraksi masyarakat. Dulunya kawasan ini hanya digunakan untuk tempat parkir dan diubah menjadi salah satu ruang ketiga, tempat interaksi warga, khususnya dalam memfasilitasi taman dan kuliner.

 

Anies juga menuliskan, Thamrin 10 adalah salah satu program dari Jakpreneur, program kewirausahaan terpadu milik Pemprov DKI Jakarta. Ini merupakan kolaborasi Perumda Pasar Jaya Pop at 10 untuk kurasi tempat kuliner. Harapannya nanti tempat ini menjadi salah satu tempat di mana warga Jakarta bisa berinteraksi. Pemprov DKI Jakarta ingin membangun kota dimana semua warga merasakan kota ini milik kita. Semua merasakan kesetaraan kesempatan.

 

Namun untuk warga Jakarta yang ingin berdagang makanan di Thamrin 10 saat ini harus masuk waiting list terlebih dahulu. Karena memang jumlah tenan dan tempat berjualannya saat ini hanya 54 tenan kuliner saja yang saat ini disiapkan.

 

Adapun Thamrin 10 ini pada hari biasa dibuka pada pukul 10.00 hingga 22.00 WIB. Kemudian untuk hari Sabtu, Thamrin 10 ini dibuka pada pukul 10.00 hingga 00.00 WIB. Sementara pada Minggu, Thamrin 10 dibuka pada pukul 06.00 hingga 22.00 WIB.




Editor: Humas PERUMDA Pasar Jaya



Print

  • PASAR HIAS RIAS CIKINI
    PASAR HIAS RIAS CIKINI
  • PASAR SENEN BLOK III DAN VI
    PASAR SENEN BLOK III DAN VI
  • PASAR INDUK KRAMAT JATI
    PASAR INDUK KRAMAT JATI
  • PASAR JATINEGARA
    PASAR JATINEGARA
  • PASAR TANAH ABANG (A-F)
    PASAR TANAH ABANG (A-F)
  • PASAR BLOK M (MELAWAI)
    PASAR BLOK M (MELAWAI)
  • PASAR RAWABENING
    PASAR RAWABENING

Peresmian Jakgrosir Pulau Tidung KEcil
Harga Komoditas
  • + Ayam Broiler (Ras) : Rp.0
  • + Bandeng (sedang) : Rp.33211
  • + Bawang Merah : Rp.0
  • + Bawang Putih : Rp.0
  • + Beras IR 42 : Rp.0
  • + Beras IR. I (IR 64) : Rp.0
  • + Beras IR. II (IR 64) : Rp.0
  • + Beras IR. III (IR 64 : Rp.0
  • + Beras Muncul .I : Rp.0
  • + Beras SETRA - I : Rp.0
  • + Cabe merah (TW) : Rp.0
  • + Cabe merah keriting : Rp.0
  • + Cabe rawit Hijau : Rp.0
  • + Cabe rawit Merah : Rp.0
  • + Daging babi berlemak : Rp.73250
  • + Daging Kambing : Rp.110033
  • + Daging sapi Has (Pah : Rp.0
  • + Daging sapi Murni (S : Rp.0
  • + Garam Dapur : Rp.4049
  • + Gas Elpiji (3Kg) : Rp.20238
  • + Gula Pasir : Rp.13523
  • + Jeruk Medan : Rp.24094
  • + Kelapa kupas : Rp.8400
  • + Kentang (sedang) : Rp.15302
  • + Lele : Rp.24568
  • + M a s : Rp.30027
  • + Margarine Blueband C : Rp.6512
  • + Margarine Blueband C : Rp.10678
  • + Minyak Goreng (kunin : Rp.0
  • + Semangka : Rp.8162
  • + Susu Bubuk Bendera ( : Rp.40845
  • + Susu Bubuk Dancow (4 : Rp.42861
  • + Susu Kental Bendera : Rp.11993
  • + Susu Kental Enak (20 : Rp.9156
  • + Telur ayam Ras : Rp.0
  • + Tepung Terigu : Rp.7616
  • + Tomat buah : Rp.12942
 

PROGRAM CHARITY

Charity merupakan bagian dari CSR dan merupakan usaha peduli untuk membantu masyarakat berupa kegiatan sosial atau lingkungan yang pelaksanaannya tidak terprogram dan bersifat bantuan atau program amal

Selengkapnya