Walau Hari Libur, Anies Cek Langsung di Pasar Induk
01-07-2018 15:29:08, Sumber: Humas PDPJ

Tidak klop rasanya bila kepala daerah seperti gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak turun ke lapangan untuk memastikan stok pangan aman dan harga tidak bergejolak.

 

Itulah yang dilakukan Anies disaat liburan Hari Waisak, Jumat (1/6) lalu. Dia langsung mengunjungi Pasar Induk Kramatjati, Jakarta Timur untuk mengecek langsung persoalan yang rutin terjadi setiap jelang Lebaran itu.

 

Setibanya di pasar pangan terbesar di Jakarta itu, didampingi Dirut Perumda Pasar Jaya Arief Nasrudin dan pejabat lain di kluster pangan, Anies langsung meninjau Jak Grosir, atau semacam mal pasar tradisional.

 

Selain mengecek persediaan dan harga, Anies juga berdialog dengan warga yang berbelanja di mal milik Perumda Pasar Jaya itu. Bahkan banyak warga yang foto selfi dengan orang nomor satu di Ibukota ini.

 

"Saya sudah cek langsung dan tanyakan kepada warga yang berbelanja Jak Grosir ini, terbukti stok pangan dan harga pun tetap normal. Ini membuktikan bahwa kinerja kita dalam menjaga harga dan stok pangan ini berbuah hasil yang sangat baik," kata Anies.

 

Mengenakan kaos bergaris biru, Anies hampir setengah jam berada di Jak Grosir. Satu persatu produk pangan yang dijual diperhatikan Anies termasuk daging yang sudah dimasukkan plastik dengan variasi kiloan.

 

"Ini bukti nyata bahwa pemprov DKI lewat Perumda Pasar Jaya bisa menjual produk pangan dengan harga murah dan kualitas bagus. Dan tempatnya pun sejuk ber AC. Walaupun mau bayar antri, tapi warga tetap tenang karena suasananya sejuk," ujar Anies.

 

Usai dari Jak Grosir, Anies mengecek sistem timbangan angkutan pangan yang masuk Pasar Induk. Sebelum dibongkar atau diantar ke pedagang, angkutan itu ditimbang dulu lewat alat yang sudah disiapkan. Ini penting,, untuk mengetahui berapa banyak berbagai jenis pangan yang masuk pasar tersebut.

 

"Alat timbangan ini sangat penting untuk kita mengetahui berapa banyak jenis pangan yang masuk Jakarta setiap hari. Setelah masuk pasar, para pedagang menjual kembali kepada pedagang yang tersebar di 153 pasar tradisional yang ada di Jakarta," kata Anies.

 

Usai mengecek sistem timbangan angkutan sembako, mantan Mendikbud RI ini mengunjungi los khusus buah-buahan. Di los ini, Anies membeli buah yang biasa dikonsumsi warga saat berbuka puasa.

 

"Bukan hanya sembako, persediaan buah seperti jeruk, juga sangat cukup di pasar induk ini. Harganya pun tidak bergejolak karena persediaan cukup. Biasanya, harga buah akan naik bila persediaan atau stok terbatas," terang Anies.

 

Selanjutnya, Anies mengecek gudang pendingin sebagai penyimpanan semua jenis pangan mulai dari cabe hingga daging. Gudang pendingin ini sangat penting untuk menjaga kualitas produk pangan yang akan dijual ke warga Jakarta.

 

Los terakhir yang di cek Anies adalah los sayur-mayur. Di los ini, Anies melihat langsung bawang merah, cabe dan lain-lain, sangat cukup. Begitu juga soal harga, tidak mengalami lonjakan kenaikan.

 

"Kesimpulan yang saya ambil setelah hampir sejam berkeliling pasar induk ini adalah bahwa stok pangan warga Jakarta, khususnya dalam menghadapi Lebaran ini sangat cukup. Karena stok cukup, harga pun tidak mengalami lonjakan. Mari kita semua menjaga kondisi bagus agar tetap langgeng di masa datang," imbuhnya




Editor: Humas PD. Pasar Jaya



Print

  • PASAR HIAS RIAS CIKINI
    PASAR HIAS RIAS CIKINI
  • PASAR SENEN BLOK III DAN VI
    PASAR SENEN BLOK III DAN VI
  • PASAR INDUK KRAMAT JATI
    PASAR INDUK KRAMAT JATI
  • PASAR JATINEGARA
    PASAR JATINEGARA
  • PASAR TANAH ABANG (A-F)
    PASAR TANAH ABANG (A-F)
  • PASAR BLOK M (MELAWAI)
    PASAR BLOK M (MELAWAI)
  • PASAR RAWABENING
    PASAR RAWABENING

Jakgrosir, Solusi Tekan Inflasi Daerah
Harga Komoditas
  • + Ayam Broiler (Ras) : Rp.0
  • + Bandeng (sedang) : Rp.33211
  • + Bawang Merah : Rp.0
  • + Bawang Putih : Rp.0
  • + Beras IR 42 : Rp.0
  • + Beras IR. I (IR 64) : Rp.0
  • + Beras IR. II (IR 64) : Rp.0
  • + Beras IR. III (IR 64 : Rp.0
  • + Beras Muncul .I : Rp.0
  • + Beras SETRA - I : Rp.0
  • + Cabe merah (TW) : Rp.0
  • + Cabe merah keriting : Rp.0
  • + Cabe rawit Hijau : Rp.0
  • + Cabe rawit Merah : Rp.0
  • + Daging babi berlemak : Rp.73250
  • + Daging Kambing : Rp.110033
  • + Daging sapi Has (Pah : Rp.0
  • + Daging sapi Murni (S : Rp.0
  • + Garam Dapur : Rp.4049
  • + Gas Elpiji (3Kg) : Rp.20238
  • + Gula Pasir : Rp.13523
  • + Jeruk Medan : Rp.24094
  • + Kelapa kupas : Rp.8400
  • + Kentang (sedang) : Rp.15302
  • + Lele : Rp.24568
  • + M a s : Rp.30027
  • + Margarine Blueband C : Rp.6512
  • + Margarine Blueband C : Rp.10678
  • + Minyak Goreng (kunin : Rp.0
  • + Semangka : Rp.8162
  • + Susu Bubuk Bendera ( : Rp.40845
  • + Susu Bubuk Dancow (4 : Rp.42861
  • + Susu Kental Bendera : Rp.11993
  • + Susu Kental Enak (20 : Rp.9156
  • + Telur ayam Ras : Rp.0
  • + Tepung Terigu : Rp.7616
  • + Tomat buah : Rp.12942
 

PROGRAM CHARITY

Charity merupakan bagian dari CSR dan merupakan usaha peduli untuk membantu masyarakat berupa kegiatan sosial atau lingkungan yang pelaksanaannya tidak terprogram dan bersifat bantuan atau program amal

Selengkapnya