Waspada, Sarang Bakteri Di Dapur Anda
Pada Tanggal: 01-08-2013

Menurut, dr Nurrahmiati, MKM, pakar kesehatan masyarakat dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia ancaman penyakit tersebut mulai dari infeksi pernafasan, infeksi kulit, hingga gangguan fungsi hati dan kanker akibat kontaminasi zat kimia.

Oleh karena itu, Anda perlu mengenali empat tempat favorit sumber bakteri di dapur berikut ini, dan lakukan pencegahan penyebarannya:

Kulkas

Banyaknya makanan di kulkas memicu hadirnya bakteri di dalam kulkas. Oleh karena itu, atur dan kontrol suhu kulkas agar selalu berada pada kisaran 40 C. Suhu dingin akan memperlambat pertumbuhan bakteri.

Pisau dan talenan 

Hindari menggunakan pisau dan talenan yang sama saat mengolah produk hewani mentah dan makanan matang atau produk segar lainnya. Bakteri dari bahan mentah dapat mencemari makanan matang dan segar Anda.

Spons cuci piring

Hindari merendam sabut spons di dalam wadah sabun pencuci piring. Kondisi spons yang basah akan menyuburkan bakteri dari sisa makanan yang masih menempel. Oleh karena itu, sebaiknya selalu bersihkan spons setelah selesai mencuci piring, dan keringkan segera sebelum bakteri sempat tumbuh.

Bak Cuci

Seringkali sisa-sisa makanan saat mencuci piring terjebak di bak cuci dan dengan cepat memicu bakteri berkembang biak di seluruh permukaan bak cuci. Oleh karena itu, untuk menjaga kebersihan tempat mencuci piring, bersihkan seluruh permukaan dan saluran bak cuci dengan cairan pemutih dan air secara rutin.

 

Sumber : www.tabloidrumah.com

Editor : Mdjr



Info selengkapnya : info@pasarjaya.co.id
Editor: Joe Rachman



Print

  • PASAR HIAS RIAS CIKINI
    PASAR HIAS RIAS CIKINI
  • PASAR SENEN BLOK III DAN VI
    PASAR SENEN BLOK III DAN VI
  • PASAR INDUK KRAMAT JATI
    PASAR INDUK KRAMAT JATI
  • PASAR JATINEGARA
    PASAR JATINEGARA
  • PASAR TANAH ABANG (A-F)
    PASAR TANAH ABANG (A-F)
  • PASAR BLOK M (MELAWAI)
    PASAR BLOK M (MELAWAI)
  • PASAR RAWABENING
    PASAR RAWABENING

Jakgrosir, Solusi Tekan Inflasi Daerah
Harga Komoditas
  • + Ayam Broiler (Ras) : Rp.0
  • + Bandeng (sedang) : Rp.33211
  • + Bawang Merah : Rp.0
  • + Bawang Putih : Rp.0
  • + Beras IR 42 : Rp.0
  • + Beras IR. I (IR 64) : Rp.0
  • + Beras IR. II (IR 64) : Rp.0
  • + Beras IR. III (IR 64 : Rp.0
  • + Beras Muncul .I : Rp.0
  • + Beras SETRA - I : Rp.0
  • + Cabe merah (TW) : Rp.0
  • + Cabe merah keriting : Rp.0
  • + Cabe rawit Hijau : Rp.0
  • + Cabe rawit Merah : Rp.0
  • + Daging babi berlemak : Rp.73250
  • + Daging Kambing : Rp.110033
  • + Daging sapi Has (Pah : Rp.0
  • + Daging sapi Murni (S : Rp.0
  • + Garam Dapur : Rp.4049
  • + Gas Elpiji (3Kg) : Rp.20238
  • + Gula Pasir : Rp.13523
  • + Jeruk Medan : Rp.24094
  • + Kelapa kupas : Rp.8400
  • + Kentang (sedang) : Rp.15302
  • + Lele : Rp.24568
  • + M a s : Rp.30027
  • + Margarine Blueband C : Rp.6512
  • + Margarine Blueband C : Rp.10678
  • + Minyak Goreng (kunin : Rp.0
  • + Semangka : Rp.8162
  • + Susu Bubuk Bendera ( : Rp.40845
  • + Susu Bubuk Dancow (4 : Rp.42861
  • + Susu Kental Bendera : Rp.11993
  • + Susu Kental Enak (20 : Rp.9156
  • + Telur ayam Ras : Rp.0
  • + Tepung Terigu : Rp.7616
  • + Tomat buah : Rp.12942
 

PROGRAM CHARITY

Charity merupakan bagian dari CSR dan merupakan usaha peduli untuk membantu masyarakat berupa kegiatan sosial atau lingkungan yang pelaksanaannya tidak terprogram dan bersifat bantuan atau program amal

Selengkapnya